
Friday, July 24, 2009
Monday Again, Monday Again!

Monday, July 20, 2009
Are You a Movie Holic?

Buat kalian yang mau ambil topik ini, silakan saja langsung di-copy-paste. Tapi aku lebih menghargai kalau kalian menyertakan namaku dan nama blog-ku di sana LOL. Nggak nggak, bercanda. Oke, sampai jumpa di topik selanjutnya...
Monday, July 13, 2009
1st Time Tagging

1. Respond and rework: answer the questions on your blog, replace one question that you dislike with a question of your own invention, add one more question of your own.
Jadi penyelam (when I was childhood, coz I like underwater’s scene LOL)
If you could have a house totally paid for, fully furnished anywhere in the world, where would you like it to be?
Rumah di pinggir pantai di Pulau Jeju, Korea? So sweeett ^.^
What is your dream job?
If you had £100 now what would you spend it on?
What film do you want to watch right now?
Film horror Shun Oguri, Ghost Train (hyaaa...wanna see his appearance in horror movie LOL)
Tuesday, July 7, 2009
Step Forward 15th

Sunday, July 5, 2009
Indonesian Entertainment's Disaster

Wednesday, July 1, 2009
Big Bang's Gara Gara Go!

Graduation Nite

Dibandingkan dengan malam perpisahan saat aku kelas 6 SD dulu, malam perpisahan Sabtu malam kemarin jauh lebih glamor dan menarik, meskipun tempatnya hanya di aula gedung SMA lantai empat. Mengapa aku mengatakan lebih glamor? Karena semua wisudawan cewek wajib memakai formal gown dan wisudawan cowok wajib memakai hem lengan panjang berdasi. Can you imagene that? Looks like prom nite right? Padahal kami masih kelas 3 SMP loh ;-D
Seperti yang kukatakan tadi, karena ada announcement harus memakai gaun, otomatis aku juga berpikir mengenai make-up dan tatanan rambut. Nggak lucu dong, kalau gaun-ku sudah oke, tapi rambut dan wajahku masih biasa-biasa? Oleh karena itu, aku dan teman baikku, Yaya, sepakat mau menyerahkan urusan rambut dan make-up ke salon Mama-nya Vani :-D. Kami berdua berencana mau di-keriting spiral. Tapi setelah ‘nguping’ dari banyak pihak, aku menyimpulkan terlalu banyak teman cewekku yang juga di-spiral. Hmm...nggak asyik dong, kalau kayak gini. Finally, aku memutuskan rambutku nggak cuma di-spiral, tapi juga disemir warna coklat mendekati blonde. It must be looks different right? ;-D
Setelah memakai 'kostum' begitu rupa dan sampai di sekolah, kami para tamu langsung disuguhi berbagai menu di lantai dua. Gosh, setting ruangan Learning Centre lantai dua disulap jadi kayak tempat kondangan, coy! Bedanya, hidangan yang disajikan saat kondangan jauh lebih enak dibanding hidangan yang disajikan oleh panitia pelepasan. Yeah, right. Semua makanannya sama sekali nggak enak. Satu-satunya yang lumayan enak cuma es puter warna pink dan kuning. Ckckck...
Singkatnya, setelah makan, masuk ke aula diiringi banner kelas, dan memuji Tuhan (seperti biasanya), tibalah saatnya mendengarkan fir-Tu. Yang mengejutkan, rupanya panitia mengundang Direktur Utama Asia-Pasific, Mr. Robert Lim yang berasal dari Singapura untuk menjadi pembicara di malam pelepasan kami. Oh, jadi itu sebabnya biaya pelepasan kami terbilang cukup mahal meski hanya di aula. Rupanya pihak panitia musti mengongkosi sang Pembicara Penting ini datang ke Indonesia. Oh my God...padahal saat Beliau menyampaikan kotbah-Nya dalam bahasa Inggris, hampir semua anak pada bisik-bisik dan cekikikan sendiri. You know why? Bukan karena mereka nggak mengerti bahasa Inggris, tapi karena topiknya nggak sesuai dengan usia para wisudawan. Saran buat panitia, lain kali undanglah salah satu personel band luar negeri yang usianya nggak begitu jauh dari kami sebagai pembicara. Pasti semua anak akan memperhatikan dengan baik :-P
After that, ada sambutan dari pihak Dinas Pendidikan Kota Semarang yang, ehm, agak menonjolkan sisi countrified-nya gitu deh. Tapi Beliau tetap kelihatan bersahaja kok. Khas-nya orang Jawa lah. Hehehe... Setelah itu, gantian our Principal, Ms. Christin, yang gantian kasih sambutan. Bertolak belakang sama pihak Depdiknas, Ms. Christin penampilannya lebih elegan malam itu. Of course lah, Kepala Sekolah-nya siapa dulu... XD
Kemudian sampailah kami di puncak acara, yaitu memberikan piagam dan sertifikat buat para wisudawan. Satu per satu dari kami dipanggil ke atas panggung, bo! Ditambah lagi di layar LCD ditampilin foto kami masing-masing. Aduh, mau ditaruh di mana muka kami? LOL. Untungnya semua berjalan lancar alias nggak ada kecelakaan sedikit pun. Eh, ada deng; piagam yang kuterima tertukar sama punya Selvie. Sayangnya aku baru sadar waktu mau pulang. Darn! But it’s ok lah. Lagipula kami kan bakal ketemu lagi tanggal 1 dan 3 Juli besok buat cap tiga jari dan terima rapor ;-D
Setelah prosesi wisuda selesai, kami sampai di acara performance dari para wisudawan. Aku masuk dalam kelompok yang menampilkan something unique. Jadi saat temanku, Inet, menyanyikan lagu Janji-Mu Seperti Fajar, aku dan ke-18 temanku yang lain menampilkan hand attraction gitu deh. Jadi semua lampu di ruangan itu dimatikan, kami pakai sarung tangan putih, dan di bawah kami ditaruh lampu neon warna ungu. Terus tangan kami bisa membentuk kata-kata dan gambaran lagu Janji-Mu Seperti Fajar yang dinyanyikan Inet. Very beautiful lah. Teman-temanku yang di bawah panggung aja pada teriak-teriak, “Kyaaa...so sweet!” gitu. Jadi artis mendadak, coy! LOL
Last but not least, setelah doa penutup, ada sesi foto-foto antar kelas. Tapi sebagai seorang yang mencintai foto, aku dan beberapa teman dekatku yang lain belum puas dengan sesi foto-antar-kelas. Dengan memakai kamera kami masing-masing, kami mulai jeprat-jepret sendiri (seperti biasanya). Sebenarnya aku ingin share foto-foto itu di sini, tapi apa daya, Papi sudah menghapus foto-foto itu dari kameranya begitu selesai dicetak. How sad... But it's ok then. At least, I still can't erase those beautiful night at my memory ;-D

